Laporan : Yoga Nasuhi.
BATURAJA, XMEDIA.NEWS – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Teddy Meilwansyah, mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menyambut pergantian Tahun Baru 2025 dengan cara yang sederhana, tidak berlebihan, serta mengedepankan rasa empati dan kepedulian sosial.
Imbauan tersebut disampaikan melalui surat edaran resmi Pemerintah Kabupaten OKU menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Teddy, suasana pergantian tahun seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, tetapi juga menjadi momentum untuk merenung dan memperkuat rasa kebersamaan, terutama di tengah kondisi duka yang masih dialami masyarakat di beberapa wilayah Sumatera.
Kepedulian terhadap Daerah Terdampak Bencana
Bupati OKU menyoroti musibah banjir bandang yang melanda sejumlah daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ia mengajak masyarakat OKU untuk turut merasakan duka dan penderitaan saudara-saudara yang sedang menghadapi bencana tersebut.
“Di saat kita bersiap menyambut tahun baru, ada saudara kita yang sedang berjuang menghadapi musibah. Sudah selayaknya kita menunjukkan empati dan simpati,” ujar Teddy kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).
Ia menegaskan bahwa perayaan yang dilakukan secara sederhana justru akan lebih bermakna dan mencerminkan kepedulian terhadap sesama.
Imbauan Doa Bersama Lintas Agama
Sebagai bentuk nyata dari ajakan tersebut, Teddy Meilwansyah mengimbau masyarakat lintas agama untuk mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Doa dapat dilakukan di berbagai rumah ibadah, seperti masjid, gereja, wihara, kelenteng, maupun pura.
“Berdoalah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Doakan keselamatan bangsa, daerah kita, serta saudara-saudara kita yang tengah tertimpa musibah,” tuturnya.
Ia berharap, melalui doa dan refleksi bersama, masyarakat dapat menyongsong tahun baru dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan.
Pemda Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan Nataru
Selain menyampaikan imbauan kepada masyarakat, Bupati OKU juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
Para camat dan lurah diminta aktif memantau kondisi wilayah masing-masing serta cepat merespons setiap laporan dari warga.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU pun diminta siaga penuh guna mengantisipasi potensi kejadian darurat, seperti kebakaran dan bencana lainnya yang kerap meningkat saat pergantian tahun.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Setiap laporan harus segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tegas Teddy.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
Pergantian tahun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat OKU. (yns)













