Example 300x600
Daerah

Ribuan Warga Hadiri Takziah 40 Hari Almh Agustina, Adik Mantan Bupati OKU Selatan Popo Ali

×

Ribuan Warga Hadiri Takziah 40 Hari Almh Agustina, Adik Mantan Bupati OKU Selatan Popo Ali

Sebarkan artikel ini
Takziah 40 hari meninggalnya mendiang Almarhumah Agustina Anggraeni adik kandung mantan Bupati OKU Selatan, Popo Ali. Foto: Deni Kemala/XMEDIA.NEWS.

Laporan: Deni Kemala.

OKU SELATAN, XMEDIA.NEWS – Kediaman mantan Bupati OKU Selatan,Popo Ali yang berada di jalan Serasan Seandanan,Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan Muaradua,Sabtu  (4/4/2026) malam, dipadati oleh ribuan masyarakat Kabupaten OKU Selatan.

Kedatangan masyarakat di tempat kediaman Popo Ali untuk menghadiri takziah guna mengenang 40 hari meninggalnya Mendiang Agustina Anggraeni binti H.Rojali yang juga merupakan adik bungsu kandung dari mantan Bupati OKU Selatan,Popo Ali.

Kehadiran masyarakat yang begitu besar menjadi gambaran kuatnya rasa empati dan solidaritas sosial, sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Dihadiri Tokoh Daerah

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut. Terpantau hadir Bupati OKU Selatan, Abusama, beserta istri, serta mantan Bupati OKU Selatan, Muhtadin Sera’i.

Selain itu, mantan Wakil Bupati OKU Selatan, H. Sholehein Abuasir, juga terlihat hadir bersama istri. Kehadiran para pejabat daerah, anggota DPRD, kepala OPD, hingga para camat semakin menambah khidmat suasana takziah.

Diisi Yasinan dan Doa Bersama

Rangkaian acara takziah diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran, Surat Yasin, dilanjutkan dengan tahlil, dan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhumah.

Dalam sambutannya, Popo Ali Murtopo mewakili keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir.

“Atas nama keluarga besar, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam takziah 40 hari adik kami tercinta,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhumah terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak.

“Kami juga memohon maaf yang sedalam-dalamnya apabila selama hidupnya almarhumah pernah berbuat khilaf,” tambahnya.

Kenangan Sang Adik Bungsu

Dalam suasana penuh haru, Popo Ali mengenang sosok almarhumah sebagai anak bungsu yang memiliki sifat manja, khususnya kepada kakak-kakaknya.

“Namanya anak bungsu, tentu ada sifat manja. Namun kami yakin, hatinya sangat baik,” kenangnya.

Ucapan tersebut seolah menjadi potret hangat hubungan keluarga yang kini hanya tinggal kenangan.

Doa dan Harapan Mengalir

Takziah berlangsung dengan lancar dalam cuaca cerah, seakan turut mengiringi doa-doa yang dipanjatkan. Ribuan masyarakat bersama keluarga besar memohon agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Doa juga dipanjatkan agar segala dosa dan khilaf almarhumah diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

Malam itu, bukan sekadar takziah—melainkan pertemuan antara kenangan, doa, dan kasih sayang yang tetap hidup dalam hati banyak orang. (DK)