Laporan: Deni Kemala.
OKU SELATAN, XMEDIA.NEWS – Anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Satu melaksanakan kegiatan Reses Kedua Masa Persidangan Tahun 2026 guna menyerap aspirasi masyarakat, Selasa (3/2/2026).
Dapil Satu meliputi Kecamatan Muaradua, Tunjung Agung, Buay Runjung, Buay Sandang Aji, dan Tiga Dihaji. Kegiatan reses dipusatkan di Lingkungan Kampung Tanding, Kelurahan Pasar Muaradua, dan berlangsung dengan suasana dialog yang aktif serta penuh interaksi.
Reses Dihadiri Unsur Pemerintahan dan Tokoh Masyarakat
Reses tersebut dihadiri oleh enam dari total 12 anggota DPRD OKU Selatan Dapil Satu. Turut hadir Camat Muaradua, para lurah se-Kecamatan Muaradua, kepala lingkungan (Kaling), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh adat.
Dalam forum tersebut, masyarakat memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang selama ini dirasakan di lingkungan masing-masing.

Isu Anjing Liar hingga Infrastruktur Lingkungan Mengemuka
Beragam isu strategis dan kebutuhan masyarakat menjadi pembahasan utama dalam reses tersebut. Mulai dari usulan pembentukan peraturan daerah (Perda) atau peraturan bupati (Perbup) terkait penanganan anjing liar, penerangan lampu jalan, pengelolaan sampah, bantuan sosial, BPJS, hingga insentif bagi RT dan kepala lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan usulan pembangunan fisik seperti gapura lingkungan dan gedung olahraga guna menunjang aktivitas sosial dan kepemudaan.
Lurah Pasar Muaradua, Mgs. Bambang Andriansyah, secara khusus mengusulkan agar pemerintah daerah segera merumuskan regulasi terkait penanganan anjing liar yang dinilai sudah meresahkan dan berpotensi membahayakan warga.
“Di Kelurahan Pasar Muaradua, keberadaan anjing liar cukup mengkhawatirkan. Kami berharap ada Perda atau Perbup yang mengatur penanganannya,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan anggota DPRD agar memperjuangkan pemasangan lampu penerangan jalan di sejumlah lingkungan yang masih minim fasilitas tersebut.

Insentif RT dan Kaling Jadi Sorotan Warga
Selain persoalan lingkungan, isu kesejahteraan aparatur di tingkat bawah juga mencuat. Salah satu Kepala Lingkungan di Kelurahan Pasar Muaradua, Ansori Nancik, menyampaikan harapan agar insentif RT dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dapat ditingkatkan.
Ia juga berharap adanya penambahan insentif bagi para kepala lingkungan agar dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan lebih maksimal dan penuh semangat.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Anggota DPRD OKU Selatan Dapil Satu, Charles Monarki, menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi catatan penting dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami bawa dan perjuangkan, termasuk usulan pembangunan gapura di Kelurahan Kisau yang tadi disampaikan,” tegasnya.
Dalam kegiatan reses tersebut, para anggota DPRD juga melibatkan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sebagai bentuk sinergi agar aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti secara teknis. (DK)













