MUARADUA – Usai berakhirnya libur panjang akhir tahun, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di sejumlah destinasi wisata kawasan Danau Ranau, Senin (5/1/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi objek wisata tetap aman, tertata, dan siap menyambut kunjungan wisatawan berikutnya.
Kegiatan monev dilakukan seiring menurunnya intensitas kunjungan wisatawan setelah puncak libur Tahun Baru. Meski demikian, Pemkab OKU Selatan menilai pengawasan tetap diperlukan guna menjaga kualitas layanan dan keselamatan di kawasan wisata unggulan tersebut.
Fokus Pemantauan di Dua Destinasi Unggulan
Monitoring dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata OKU Selatan, Permiadi Haikal, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Nana Hartina, S.E., M.M. Tim monev menyambangi dua destinasi utama, yakni objek wisata Air Terjun Subih Tuha dan kawasan Wisata Pemandian Air Panas.
Selain memantau kondisi fisik destinasi, sarana prasarana, serta aktivitas pengunjung, rombongan juga berdialog dengan masyarakat dan pengelola wisata setempat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi guna memastikan pengelolaan destinasi berjalan sesuai ketentuan.
Imbauan Keselamatan di Tengah Cuaca Tidak Menentu
Dalam kesempatan tersebut, Permiadi Haikal mengingatkan pentingnya kewaspadaan, baik bagi wisatawan maupun pengelola destinasi, mengingat kondisi cuaca yang masih cenderung tidak stabil. Ia menekankan agar setiap pengunjung mematuhi aturan keselamatan yang berlaku selama berada di kawasan wisata.
“Kami terus mengimbau wisatawan agar mengutamakan keselamatan, menjaga diri dan keluarga, serta mengikuti aturan yang telah ditetapkan pengelola. Dengan begitu, aktivitas wisata dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya.
Imbauan serupa juga disampaikan kepada pengelola agar meningkatkan pengawasan di area rawan serta memberikan informasi yang jelas kepada pengunjung.
Bahan Evaluasi Pengembangan Pariwisata
Permiadi menambahkan, hasil monitoring dan evaluasi ini akan menjadi bahan penting bagi Pemkab OKU Selatan dalam merumuskan langkah pembenahan dan peningkatan kualitas destinasi wisata ke depan. Evaluasi mencakup aspek keamanan, kenyamanan, kebersihan, hingga kesiapan fasilitas pendukung.
“Melalui monev ini, kami bisa mengidentifikasi kekurangan yang perlu dibenahi. Harapannya, pengelolaan wisata Danau Ranau ke depan semakin baik, profesional, dan mampu memberikan rasa aman bagi wisatawan,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah, sekaligus menjaga daya tarik Danau Ranau sebagai destinasi unggulan di Sumatera Selatan. (rel)













