Laporan: Deni Kemala.
OKU SELATAN, XMEDIA.NEWS – Pemandangan kurang sedap mulai terlihat di kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan. Rumput liar yang tumbuh di sepanjang bahu jalan tampak meninggi dan tidak terawat, menghadirkan kesan kumuh di pusat pemerintahan tersebut.
Pantauan di lapangan, Jumat (24/4/2026), kondisi ini terlihat jelas di sekitar gerbang utama perkantoran Bupati hingga area depan Kantor Dinas Pendidikan OKU Selatan. Beberapa titik bahkan menunjukkan rumput liar yang sudah menutupi sebagian bahu jalan.
Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan karena dapat mengurangi jarak pandang pengendara.
Dikhawatirkan Jadi Sarang Hewan Berbahaya
Sejumlah pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkab OKU Selatan mengaku resah dengan kondisi tersebut. Mereka berharap ada langkah cepat dari instansi terkait untuk melakukan pembersihan.
“Takutnya jadi sarang ular. Lihat saja di depan kantor Dinas Pendidikan, rumputnya sudah tinggi dan rimbun,” ujar seorang pegawai wanita yang enggan disebutkan namanya.
Keluhan serupa juga disampaikan pegawai lainnya. Ia menilai rumput liar di kawasan perkantoran seharusnya rutin dibersihkan, terlebih di titik-titik strategis seperti gerbang utama.
“Di dekat pintu masuk kantor Bupati juga sudah mulai tinggi. Harus segera dibersihkan supaya terlihat rapi,” ungkapnya.

Tak Hanya di Jalan, Tumbuh Hingga Atap Gedung
Selain di bahu jalan, rumput liar juga dilaporkan tumbuh di atas dak teras beberapa bangunan kantor di lingkungan Pemkab OKU Selatan. Kondisi ini dinilai semakin memperburuk tampilan kawasan perkantoran.
“Ada juga yang tumbuh di atas bangunan kantor. Kalau dibiarkan, selain jelek dipandang juga bisa merusak bangunan,” tambahnya.
Harapan Penanganan Segera
Para pegawai berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera melakukan penataan dan pembersihan secara berkala, agar kawasan perkantoran tetap terjaga kebersihan dan kenyamanannya.
Selain sebagai pusat pelayanan publik, komplek Pemkab juga menjadi wajah utama daerah yang seharusnya mencerminkan tata kelola lingkungan yang baik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan resmi dan masih akan dikonfirmasi lebih lanjut. (DK)













